MATERI KE 86

 PEMBAHASAN:

  • Doa Pembuka Belajar
  • Hafalan Muraja'ah Bacaan Tasyahud Akhir
  • Panduan Jilid 4 Halaman 37
  • Panduan Jilid 4 Halaman 38
  • Pengetahuan Islam: Zakat Fitrah
  • Doa penutup belajar

A. DOA PEMBUKAAN BELAJAR

(Wajib dibaca)


B. HAFALAN BACAAN

 TASYAHUD AKHIR



C. PANDUAN BELAJAR JILID 4 

1. Halaman 37

(Simak, lalu praktekkan di buku jilid)






2. Halaman 38

(Simak, lalu praktekkan di buku jilid)


  

       ==========≠===================

D. PENGETAHUAN ISLAM

Zakat Fitrah

zakat fithrah itu wajib hukumnya, disebut ia dengan zakat fithrah maksudnya ialah zakat karena segi kejadian manusia. Kewajiban mengeluarkan zakat fithrah itu di sertai dengan 3 syarat, yakni :

Pertama : Harus Islam, maka tidak wajib zakat fithrah bagi orang kafir asli, kecuali hamba sa hajanya si kafir dan kerabatnya yang sama beragama Islam.

Kedua : Mulai terbenamnya mata hari pada hari akhir dari bulan Ramadlon, maka dalam keadaan yang demikian ini, diwajibkan mengeluarkan zakat fithrah bagi orang yang mati sesudah terbenam nya matahari, tidak difithrahi si anak yang lahir sesudah terbenamnya matahari.

Ketiga: Ada kelebihan, maksudnya yaitu seseorang itu mampu mempunyai kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan seluruh anggota keluarga (untuk makan, pen.) pada Hari Raya sehari semalam.

Seseorang wajib mengeluarkan zakat fithrah untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang masih menjadi tanggungan memberikan nafkah (keluarga, pen). Dari sini maka tidak wajib mithrahi hambanya, dan isteri yang kafir meskipun kepada mereka ini wajib memberikan nafqah.

Hendaknya orang tersebut mengeluarkan zakat fithrahnya sebanyak satu sha' dari makanan pokok negerinya, jika memang dia itu berada di suatu negeri. Apabila di suatu negeri itu terdapat beberapa macam makanan pokok, sedang yang berlaku adalah sebagiannya saja, maka hendaknya mengeluarkan zakat fithrah dengan makanan yang berlaku dari sebagian itu tadi.

Seandainya seseorang itu berada di suatu tanah tegalan (pegunungan, pen.) yang di situ tidak ada makanan pokok penduduk, maka hendaknya mengeluarkan zakat fithrah dengan menggunakan makanan pokok negeri yang lebih berdekatan. Barangsiapa tidak mampu mengeluarkan zakat fithrah sebanyak satu sha', tetapi hanya mampu setengah sha', maka wajib baginya mengeluarkan setengah sha' itu saja.

Keterangan:
- 1 sha' = 5, 1/3 kati

- 1 centak =4 Mud.

- 1200Kg = 12 kwintal.

- 1600kati = 1200 Kg.

- 1 mud = 1,1/3 kati.

Besarannya adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Para ulama, diantaranya Shaikh Yusuf Qardawi telah membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha’ gandum, kurma atau beras. Nominal zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi.

================================ 

E . DOA PENUTUP BELAJAR

    (Wajib dibaca)


📝📝📝📝📝📝📝📝📝📝📝📝📝📝


👇👇👇👇👇👇👇


*madzhab Imam Syafi'i

Referensi buku pengetahuan Islam:

Risalah tuntunan shalat lengkap, Karya Moh. Rifai, terbitan  PT Karya Toha Putra Semarang Tahun 2015.



Komentar