MATERI KE 84
PEMBAHASAN:
- Doa Pembuka Belajar
- Hafalan Muraja'ah Bacaan Tasyahud Awal
- Panduan Jilid 4 Halaman 33
- Panduan Jilid 4 Halaman 34
- Pengetahuan Islam : Shalat Gerhana
- Doa penutup belajar
A. DOA PEMBUKAAN BELAJAR
(Wajib dibaca)
B. HAFALAN BACAAN
TASYAHUD AWAL
C. PANDUAN BELAJAR JILID 4
1. Halaman 33
(Simak, lalu praktekkan di buku jilid)
2. Halaman 34
(Simak, lalu praktekkan di buku jilid)
==========≠===================
D. PENGETAHUAN ISLAM
Shalat Gerhana
Shalat gerhana hukumnya adalah sunnah muakkadah. Jika tidak sempat mengerjakannya, maka tidak perlu mengqadha'.
Shalat gerhana matahari (kusuf) dan gerhana bulan (khusuf) dikerjakan sebanyak dua rekaat. Setiap rekaat dikerjakan dengan dua kali berdiri dan membaca surat yang panjang setelah Al-fatihah pada keduanya.
Ruku'nya pada setiap rekaat dilakukan dua kali dan dengan membaca tasbih yang panjang pada keduanya.
Sedangkan dalam sujud tidak membaca tasbih yang panjang.
Setalah shalat dibacakan dua khutbah. Shalat gerhana matahari dikerjakan secara sirr, sedangkan shalat gerhana bulan dikerjakan secara jahr.
Bila sholat gerhana Bulan dilakukan secara berjamaah niatnya adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ.
Bila dikerjakan sendirian niatnya adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.
Bacaan Niat Shalat Gerhana Matahari
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
Arab-latin: Ushalli sunnatan-likhusuufi-syamsi imaaman/makmuman lillali ta'ala
Artinya: Saya niat shalat sunnah gerhana matahari sebagai imam atau makmum karena Allah semata.
================================

Komentar
Posting Komentar